Sejarah Anak Krakatau

Kerak bumi terbagi atas beberapa lempeng tektonik besar kebanyakan aktivitas vulkanologi terjadi di Lempeng ini salah satu zona vulkanik aktif di dunia yang paling terkenal di dunia adalah zona cincin api membentang dari pesisir barat Amerika lalu sepanjang kepulauan aleutian Alaska dan turun ke pesisir Timur Asia.

Krakatau merupakan pulau di Selat Sunda yang Sekaligus merupakan gugusan pulau pulau Krakatau. Pada masa prasejarah menjulang sebuah gunung berapi dan ketinggian 2000 m .

Letusan terbesar yang terjadi pada tahun 416 masehi menghancurkan dan menenggelamkan lebih dari dua pertiga bagian Krakatau. letusan ini yang menyisakan 3 pulau kecil yaitu pulau Rakata Pulau Sertum dan Pulau Panjang, tumbuhan lava yang terjadi di dalam kaldera Rakata membentuk Dua pulau vulkanik yaitu Danan dan perbuatan.

Pada 27 Agustus 1883 terjadi letusan besar dan menghancurkan sekitar 60% tubuh krakatau di bagian tengah sehingga terbentuk lubang kaldera dengan diameter kurang lebih 7 Kilo.

Letusannya 21.574 kali bom atom, korban yang tewas akibat tsunami mencapai 36.417 orang, kegiatan vulkanik dibawah permukaan laut terus berlangsung dan pada periode 1927-1929 muncul sebuah dinding kawah ke permukaan laut sebagai hasil erupsi, pertumbuhan ini terus berlangsung hingga memberntuk pulau yang disebut anak Krakatau

Author: admin

Tinggalkan Balasan