Desa JASINGA Mulai Berbenah

Spread the love :
  • 47
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    47
    Shares

Diawal tahun 2019, belum seumur jagung Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jasinga dilantik, dibawah pimpinan Drs. Mu’rip Al-Ayubi menjabat sebagai ketua BPD Desa Jasinga, sudah mulai eksen menunjukan kesiapannya dalam menjalankan tugas dan Fungsinya sebagai BPD Desa Jasinga dan dibantu 5 orang anggotanya.
Salah satu yang pantas kita berikan nilai Plus adalah aktivitas dengan membuat jadwal Absensi kegiatan BPD dalam setiap harinya berdampingan mengawasi kegiatan Pemerintahan Desa.

Selain dari itu yang tak kalah pentingnya adalah membenahi nama – nama Jalan yang ada diwilayah Desa Jasinga dengan mengambil nama – nama tokoh sentral yang menjadi Tokoh pada masanya hal ini dilakukan atas usulan dari masyarakat Desa Jasinga.

Pada tanggal 29 Januari 2019 bertempat di Kantor Desa Jasinga, BPD Desa Jasinga mengadakan musyawarah untuk menentukan nama- nama Jalan yang ada dilingkungan Desa Jasinga, musyawarah tersebut dipimpin langsung oleh Bpk. Kepala Desa Jasinga, Adjud. A dan sekretaris Desa ketua BPD Jasinga. Drs. Mu’rip Al-Ayubi beserta Anggota dan para Tokoh masyarakat jasinga diantaranya adalah H. Momo, Bp. Ence Basri, Bp. H. Tatang, Bp. Isra (oco), Bp. Dading (kadus Dangiangsari), Bp. Baim (kadus Tarumasari) dan para tokoh masyarakat lainnya ikut menentukan nama-nama Jalan yang ada dilingkungan Desa Jasinga.

Saya mencoba mencari/mengorek informasi dari beberapa orang salah satunya adalah Sekdes Jasinga Bp. Utis Sutisna terkait dengan proses jalannya musyawarah untuk menentukan nama-nama Jalan yang ada dilingkungan Desa Jasinga yang diambil berdasarkan ketokohan dan perjuangan untuk Jasinga pada pada masanya dan dari beberapa nama Tokoh yang sempat disebutkan diantaranya adalah

  1. Mbah Asep Mujtaba (pernah menjabat sebagai Wedana Jasinga di tahun 1949)
  2. Mu’alim Syamsu ( Tokoh Ulama Desa Jasinga juga juga terkenal dengan sebutan Bengkong / tukan sunat)
  3. Ama Adra’i ( pernah menjabat Jaro/Kepala desa Jasinga antara tahun 1954-1966)
  4. Kapt. Rojak S. (Pejuang kemerdekaan)
  5. Mu’alim Shodiq (Tokoh Ulama/ Pendidikan dan merupakan salah stau Guru pertama di organisasi Muhammadiyah yang berdiri pada tahun 1925)
  6. Mu’alim Ahyad ( Tokoh ulama dan pendidikan di Organisasi Muhammadiyah Jasinga) selain dari nama – nama tersebut ternyata yang dipatenkan dan ditetapkan menjadi nama-nama Jalan di Wilayah Desa Jasinga adalah:
  7. Jalan Siliwangi Raya tepat disamping BRI jasinga sampai ke masjid Al-Abrar
  8. Jalan Siliwangi 1,2,3 dan 4 tepat mengarah pada wil. Pagutan dan Babakan.
  9. Jalan Pagutan mulai disamping Makam Jasinga Pagutan
  10. Jalan. Let. Armat Syafe’i adalah Tokoh kemerdekaan (pada masanya) berada tepat ditengah- tegah kp. Babakan sampai ke hilir soge. Betepatan dengan rumah H. Ujang Buya Harun sampai ke soge.
  11. Jalan. Abd. Fatah Marda’i tepat berada di babakab tengah. Lingkungan RW. 03.
  12. Jalan. Ahmad Kosasih babakan tengah tepat berada di Wil.RW. 04 dan Rw. 05.
  13. Jalan Abd. Manan Rasyid tepat berada di wil. Soge
  14. Jalan K. H. Harun tepat di depan makam Babakan yang dulu bernama jalan pesantren.

Nama- nama tokoh Jasinga tersebut tentunya sudah tidak asing lagi di ingatan masyarakat jasinga dan merupakan Tokoh sentral pada masanya meskipun dari sekian warga masyarakat jasinga ada yang tidak mengenalnya khususnya dikalangan pemuda.

Namun tentunya kami sebagai warga Jasinga punya keinginan yang berbeda dengan memasukan dan menetapkan nama- nama sperti Mbah Asep Mujtaba, Mu’alim Shodiq dan lainnya menjadi bagian dari nama jalan yang ada dilingkungan wilayah jasinga dengan tidak merubah nama-nama tokoh yang sudah ditetapkan.

Pendapat yang ingin saya sampaikan dalam menyikapi Penempatan nama Jalan di Desa Jasinga diantaranya adalah :

Jalan Mbah. Asep Mujtaba. Dari litelatur sejarah yang saya dapatkan bahwa beliau merupakan Tokoh sentral di Jasinga yang pernah menjabat sebagai wedana jasinga yang meliputi enam kecamatan pda waktu itu sekaligus pernah menjadi jaro/ Kepala Desa Jasinga.

Melihat dari sisi sejarah Patasnya kita bangga bahwa Wedana Exs-Kawedanaan Jasinga yang meliputi Kec. Tenjo. Parungpanjang. Cigudeg. Lw. Sadeng, Rumpin dan Jasinga adalah putra terbaik yang ada dan tinggal di Desa Jasinga dan harusnya kita dapat menghargai segala jasa, Perjuangan dan Pengabdiannya dengan menyematkan namanya menjadi salah satu Jalan yang ada di wilayah Desa Jasinga.

Sehingga sisa sejarah yang kita miliki tidak usang dan hilang ditelan waktu hingga terkenang sampai anak cucu kita kedepan.
Demikian juga tokoh ulama dan tokoh pendidikan yang ada di Wil. Jasinga pada masanya yaitu Mu’alim Sodiq yang merupakan Guru yang berkiprah dibidang pendidikan hingga organisasi Muhammadiyah bisa berjalan hingga saat ini.

Dan menurut cerita dari orang tua dulu, beliau adalah salah satu sabat dekat dari Mbah. Asep Mujtaba pada saat mereka berdua sekolah di Al-Irsad Jakarta.

Hingga pada saat Mbah Asep Mujtaba Mendirikan Organisasi Muhammadiyah diJasinga besama Tokoh. Jasinga lainnya maka Mualim Sodiq adalag salah satu Guru pertama yang aktif di Organisasi Muhammadiyah Jasinga.

Untuk menyikapi hal ini, tentunya harapan itu akan tetap ada, namu semuanya kembali pada para pemangku kebijakan yaitu Pemerintahan Desa Jasinga, BPD, dan Para Tokoh Masyarakat Jasinga.

Dan tentunya kami sangat menghargai atas upaya dan keputusan yang diambil dalam penataan nama nama Jalan yang ada diwilayah Desa Jasinga sebagai upaya Pelestarian Sejarah sehingga Desa Jasinga tidak kehilangan Makna dan Jati dirinya..

Jasinga, 15-02-2019

Author: pvsubhansofi

Tinggalkan Balasan